ECO FRIENDLY, GAYA HIDUP YANG HARUS DIGANDRUNGI

Facebook
WhatsApp
Telegram
Email

Planet yang kita diami perlu kita jaga sebaik mungkin agar kondisinya tetap nyaman untuk kita huni. Kata pemanasan global sudah pasti akrab di telinga kita semua. Pemanasan global atau global warming merupakan suatu kondisi dimana suhu di permukaan bumi meningkat, tidak hanya di daratan saja, namun juga di lautan. 

Jika kita teliti, salah satu penyebab terjadinya global warming adalah manusia dan gaya hidupnya. Jarang kita sadari kebiasaan sehari-hari yang kita anggap normal ternyata membawa dampak merugikan bagi alam. Jika hal ini terus berlanjut maka petaka besar akan mengancam alam.

Sudah saatnya kita mulai gaya hidup ramah lingkungan. Kita bisa memulainya dari hal-hal kecil terlebih dahulu sebisa kita tanpa menunggu orang lain, khususnya untuk kaum milenial yang terbuka dengan perubahan dan lebih peka dengan keadaan lingkungan sekitar. Sedikit perubahan pada gaya hidup akan memberikan dampak pada lingkungan kita. 

Pertama kita dapat mengawalinya dengan barang yang sangat akrab dengan kehidupan kita sehari-hari dan kita bawa kemana-mana, apa lagi kalau bukan plastik. Plastik sekali pakai sulit terdegradasi, sehingga sampahnya akan semakin menumpuk dan mencemari lingkungan. Kita dapat mengganti penggunaan plastik sekali pakai dengan memakai tas dari kain serta membawa tempat minum dan makan sendiri. Hal ini dapat mengurangi pencemaran sampah plastik di lingkungan kita.

Prinsip reduce, reuse dan recycle dapat kita praktekan dalam kehidupan kita. Kita bisa berkreasi dengan menggunakan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Sebagai contoh kita dapat memanfaatkan galon air bekas sebagai pot. Selain mengurangi sampah, kita dapat memanfaatkannya sebagai penghasilan tambahan.

Lebih banyak bersepeda dan berjalan kaki selain membuat badan kita sehat juga dapat mengurangi polusi udara. Penggunaan kendaraan bermotor menyumbang karbondioksida di udara, dimana gas karbondioksida dapat menyebabkan efek rumah kaca. Jadi dengan bersepeda dan berjalan kaki, kita dapat membantu mengurangi emisi karbondioksida, selain itu juga untuk meminimalisir kemacetan dan tentu dapat menghemat pengeluaran.

Menghemat penggunaan listrik dan air juga merupakan gaya hidup yang harus kita terapkan secara konsisten. Jangan membiarkan peralatan elektronik tetap terhubung dengan aliran listrik saat sudah tidak dipakai lagi. Seperti saat kita sedang menyalakan TV, segera matikan setelah tidak ditonton lagi dan cabut colokannya. Kita juga harus segera mematikan kran air setelah selesai menggunakannya. Jangan biarkan air tetap mengalir saat sudah tidak dipakai. Penggunaan listrik dan air seperlunya dapat meminimalkan pemanasan global. Siapkah kamu menerapkan gaya hidup eco friendly untuk menyelamatkan bumi?

Artikel Lainya:

E-Newsletter Edisi September 2023

Halo #temankOU, Selamat datang di E-Newsletter OF-UK Indonesia. Ini merupakan E-Newsletter OF-UK Indonesia Edisi September 2023.  E-News OF-UK Indonesia merupakan media edukasi dan berbagi informasi

E-Newsletter Edisi Agustus 2023

Halo #temankOU, Selamat datang di E-Newsletter OF-UK Indonesia. Ini merupakan E-Newsletter OF-UK Indonesia Edisi Agustus 2023.  E-News OF-UK Indonesia merupakan media edukasi dan berbagi informasi

E-Newsletter Edisi Juli 2023

Halo #temankOU, Selamat datang di E-Newsletter OF-UK Indonesia. Ini merupakan E-Newsletter OF-UK Indonesia Edisi Juli 2023.  E-News OF-UK Indonesia merupakan media edukasi dan berbagi informasi

Membina Generasi Muda Sayang Alam

OF-UK Indonesia mendukung BKSDA Kalimantan Tengah dalam melaksanakan program edukasi yang diselenggarakan dalam rangka menyambut pelaksanaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). Kegiatan edukasi yang dilaksanakan

Menengok Site Restorasi

OF-UK Indonesia mendukung BKSDA Kalimantan Tengah dalam kegiatan restorasi hutan. Site restorasi yang dikelola BKSDA Kalimantan Tengah dan OF-UK Indonesia terletak di Suaka Margasatwa Lamanadau

Keluarga Baru Yang Menakjubkan

Acuy telah melahirkan anak ketiganya pada bulan Juli lalu. Hal ini diketahui saat Acuy berkunjung ke sekitar Camp Rasak, Suaka Margasatwa Lamandau, dengan menggendong bayinya.

Form Subscribe