Endut Memulai Hidup Mandiri

Facebook
WhatsApp
Telegram
Email

Endut merupakan orangutan hasil serahan warga dari Kota Sampit, Kalimantan Tengah kepada Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) BKSDA Kalimantan Tengah dan OF-UK Indonesia. Orangutan bekas peliharaan ini tiba di Suaka Margasatwa Lamandau, tepatnya di Camp Buluh pada 2 Maret 2016, saat masih berusia dua tahun.

Tidak lama berada di Camp Buluh, Endut kemudian di pindahkan ke Camp Rasak dan mengikuti program soft releasenya di sana. Sebagai orangutan bekas peliharaan, tentu saja Endut harus berlatih agar ia dapat menguasai kemampuan yang seharusnya ia miliki sebagai satwa liar. Di usianya yang sekarang Endut seharusnya masih selalu berada di dekapan induknya dan menempel kemanapun induknya pergi. Anak orangutan akan mempelajari segala hal dari induknya. Namun, Endut harus mempelajari semuanya sendiri.

Endut harus mengasah keterampilan dan kemampuannya untuk dapat bertahan hidup mandiri di hutan. Staff camp secara sabar membawa Endut berlatih kemampuan dasar seperti memanjat pohon, mencari makanan hutan dan membangun sarang sendiri. Berbagai makanan hutan seperti daun muda, kulit kayu, bermacam-macam buah-buahan hutan dan rayap yang digemari orangutan, banyak tersedia di Suaka Margasatwa Lamandau. Kemampuan untuk mencari, mengenali dan memperoleh pakan alami di hutan, merupakan suatu keahlian yang wajib dikuasai oleh Endut ketika nanti ia sudah dilepasliarkan kembali.

Program soft release memberikan kesempatan untuk orangutan yatim piatu dan ex-peliharaan seperti Endut untuk mengembangkan kemampuannya, mengeksplorasi dan melatih keterampilan yang perlu dimiliki agar nantinya dapat hidup mandiri di hutan yang luas di Suaka Margasatwa Lamandau. Butuh waktu sekitar tujuh tahun untuk Endut kembali benar-benar menguasai kemampuannya untuk hidup liar di hutan.

Pada tanggal 19 Juni 2023, akhirnya Endut memperoleh kesempatan untuk kembali hidup liar di habitatnya. Endut dilepasliarkan di hutan yang ada di sekitar Camp Jl, Suaka Margasatwa Lamandau. Pelepasliaran kali ini dilakukan oleh Kepala BKSDA Kalimantan Tengah dan Kepala SKW II Kalimantan Tengah dengan disaksikan langsung oleh Direktur OF-UK. Selepas pintu kandangnya dibuka, ia dengan antusias segera memanjat pohon yang ada di dekatnya, dan tidak memedulikan kesibukan tim pelepasliaran yang yang ada di sekitarnya.

Selamat menikmati kehidupanmu sebagai orangutan liar sejati Endut. Semoga kamu dapat menjalankan peranmu untuk membantu meningkatkan populasi orangutan di dunia dan di Kalimantan Tengah khususnya.

Artikel Lainya:

E-Newsletter Edisi September 2023

Halo #temankOU, Selamat datang di E-Newsletter OF-UK Indonesia. Ini merupakan E-Newsletter OF-UK Indonesia Edisi September 2023.  E-News OF-UK Indonesia merupakan media edukasi dan berbagi informasi

E-Newsletter Edisi Agustus 2023

Halo #temankOU, Selamat datang di E-Newsletter OF-UK Indonesia. Ini merupakan E-Newsletter OF-UK Indonesia Edisi Agustus 2023.  E-News OF-UK Indonesia merupakan media edukasi dan berbagi informasi

E-Newsletter Edisi Juli 2023

Halo #temankOU, Selamat datang di E-Newsletter OF-UK Indonesia. Ini merupakan E-Newsletter OF-UK Indonesia Edisi Juli 2023.  E-News OF-UK Indonesia merupakan media edukasi dan berbagi informasi

Membina Generasi Muda Sayang Alam

OF-UK Indonesia mendukung BKSDA Kalimantan Tengah dalam melaksanakan program edukasi yang diselenggarakan dalam rangka menyambut pelaksanaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). Kegiatan edukasi yang dilaksanakan

Menengok Site Restorasi

OF-UK Indonesia mendukung BKSDA Kalimantan Tengah dalam kegiatan restorasi hutan. Site restorasi yang dikelola BKSDA Kalimantan Tengah dan OF-UK Indonesia terletak di Suaka Margasatwa Lamanadau

Keluarga Baru Yang Menakjubkan

Acuy telah melahirkan anak ketiganya pada bulan Juli lalu. Hal ini diketahui saat Acuy berkunjung ke sekitar Camp Rasak, Suaka Margasatwa Lamandau, dengan menggendong bayinya.

Form Subscribe